News / Nasional
Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB
Arsip - Sejumlah calon penumpang bus yang akan merayakan Idul Fitri di kampung halamannya sedang menunggu di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (8/4/2024). [Suara.com/Rakha]
Baca 10 detik
  • Terminal Terpadu Pulo Gebang mencatat 1.383 penumpang tiba pada Senin (23/3/2026), menunjukkan kenaikan signifikan pasca-Idulfitri.
  • Angka keberangkatan penumpang dari Jakarta menurun drastis menjadi 416 orang, berbanding terbalik dengan kedatangan pemudik.
  • Otoritas menyiagakan 85 petugas gabungan untuk mengamankan arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pekan ini.

Suara.com - Terminal Terpadu Pulo Gebang mulai menunjukkan geliat peningkatan jumlah penumpang yang tiba dari berbagai daerah pasca Idulfitri.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mencatat tren kenaikan kedatangan pemudik yang cukup signifikan pada Senin (23/3/2026).

"Sebanyak 1.383 penumpang dengan menggunakan 271 armada bus tercatat telah memasuki terminal," ujar Syafrin.

Angka kedatangan ini mengalami lonjakan jika dibandingkan dengan data pada Minggu (22/3/2026) yang hanya mencapai 725 penumpang.

Kondisi sebaliknya terjadi pada angka keberangkatan, di mana jumlah penumpang yang meninggalkan Jakarta menurun drastis dari 2.291 orang menjadi hanya 416 orang.

Data pergeseran arus penumpang ini identik dengan proyeksi Komandan Regu Terminal Terpadu Pulo Gebang, Badman Harahap, yang sebelumnya menyebut lonjakan arus balik ke Jakarta bakal terjadi pekan ini.

"Kami prediksi mulai terjadi besok," tuturnya kemarin, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta.

Hal ini dipengaruhi oleh berakhirnya masa libur Lebaran serta adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memberikan fleksibilitas bagi para pekerja.

Puncak arus balik Idulfitri pun diprakirakan akan terjadi bersamaan dengan berakhirnya masa libur sekolah.

Baca Juga: Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Guna mengantisipasi kepadatan, otoritas terminal telah menyiagakan puluhan personel keamanan untuk mengawal kepulangan warga.

Sebanyak 85 petugas gabungan dari unsur internal, TNI, dan Polri disiagakan di setiap sif (shift) untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di Terminal Terpadu Pulo Gebang.

Langkah preventif ini diambil untuk memastikan proses mobilisasi penumpang di terminal terbesar se-Asia Tenggara tersebut berjalan dengan tertib dan aman.

Load More