- Volume kendaraan di Tol Yogyakarta–Solo ruas Prambanan–Purwomartani melonjak tajam pada Senin (23/3/2026), didominasi pemudik.
- Gerbang Tol Purwomartani mencatat rekor 1.450 kendaraan per jam pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB.
- Pengelola memprediksi puncak arus balik sesungguhnya terjadi Selasa (24/3/2026) meskipun kepadatan di jalan nasional sudah terjadi.
Suara.com - Volume kendaraan yang keluar dari wilayah Yogyakarta melalui Tol Yogyakarta–Solo ruas Prambanan–Purwomartani mencatat lonjakan tajam pada Senin (23/3/2026). Jalur yang baru dibuka secara fungsional ini menjadi pilihan utama pemudik untuk kembali ke arah Solo maupun Jakarta.
Berdasarkan pantauan Suara.com di Gerbang Tol (GT) Purwomartani siang ini, antrean kendaraan untuk masuk tidak terputus.
Kepadatan tidak hanya terjadi di area tapping gerbang tol. Sejak pukul 11.00 WIB, arus lalu lintas di Jalan Jogja–Solo sudah dipadati kendaraan.
Ribuan kendaraan sudah mulai mengular hingga 500 meter menuju pintu masuk GT Purwomartani, didominasi oleh kendaraan pribadi berpelat luar kota.
Direktur Teknik PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), Pristi Wahyono, mengungkapkan bahwa pembukaan jalur ini bersifat terbatas mengingat pengerjaan konstruksi yang masih berlangsung.
Meski demikian, antusiasme pengguna jalan sangat tinggi sejak resmi dibuka sebagai jalur fungsional Lebaran pada Senin (16/3/2026).
Hingga memasuki satu pekan pengoperasian, tren peningkatan kendaraan terus terlihat. Pristi mencatat bahwa jumlah kendaraan yang melintas sudah menunjukkan angka yang masif setiap jamnya.
"Per kemarin itu per jamnya mencapai 1.400 kendaraan per jam. Rencana (fungsional) sampai dengan tanggal 29 (Maret)," kata Pristi saat ditemui di GT Purwomartani, Kalasan, Sleman, Senin siang.
Kemudian, berdasarkan data terbaru pada siang hari ini, terjadi lonjakan yang melampaui puncak hari-hari sebelumnya. Pada periode pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, tercatat sebanyak 1.450 kendaraan masuk ke gerbang tol tersebut.
Baca Juga: Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari
"Hari ini, per saat ini tadi antara jam 11.00 sampai jam 12.00 sudah terjadi 1.450. Artinya melampaui jumlah kendaraan pada puncak kemarin. Angka 1.450 merupakan rekor dari yang terjadi sebelumnya," tuturnya.
Kendati angka hari ini sudah cukup tinggi, pihak pengelola memprediksi puncak arus balik yang sesungguhnya baru akan terjadi pada Selasa (24/3/2026).
"Puncak arus balik kami perkirakan terjadi esok hari, tanggal 24 (Maret). Walaupun hari ini pun juga sudah kita lihat sendiri, dari tadi tidak pernah putus kendaraan yang ada di depan kita," ucapnya.
"Perkiraan kami sampai 1.600 karena di sini adalah jalur yang paling dekat dari Jogja yang menuju ke luar kota," imbuhnya.
Mengenai kendala di lapangan, Pristi memastikan infrastruktur tol relatif aman digunakan. Namun, kepadatan justru menumpuk di jalan nasional dan jalan kabupaten yang menjadi akses menuju pintu masuk tol.
"Permasalahannya terjadi di jalan nasional, di mana jalan nasional tadi saya lihat memang cukup panjang antrean sebelum masuk ke pintu gerbang tol Purwomartani dan Prambanan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Viral! Sekelompok Wanita Diduga Rayakan Lebaran Sambil Merokok dan Diduga Konsumsi Miras
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik