Suara.com - Situasi dilematis dihadapi pebalap utama MotoGP dari tim Suzuki, Maverick Vinales. Pebalap berusia 21 tahun itu mengaku bimbang dengan masa depannya di kancah balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.
Kondisi itu menyusul posisinya yang disudutkan pada dua pilihan sulit. Di satu sisi Vinales ingin menunjukkan loyalitasnya bersama Suzuki yang telah memercayainya untuk turun di kelas "Para Raja" tersebut.
Di sisi lain, pebalap asal Spanyol tersebut ingin mendapatkan motor yang kompetitif guna mewujudkan ambisinya jadi juara dunia di kelas MotoGP. Dan kans itu terbuka usai Yamaha mengungkapkan ketertarikan terhadapnya.
Ketertarikan Yamaha kepada Vinales tidak lain untuk diplot sebagai pengganti Jorge Lorenzo yang musim depan berseragam Ducati. Vinales pun menegaskan akan secepatnya membuat keputusan agar bisa lebih fokus pada balapan musim ini.
"Memiliki dua opsi seperti ini selalu saya impikan sejak kecil," kata Vinales yang kontraknya habis bersama Suzuki akhir musim ini. "Bersama Suzuki, saya sangat senang. Tapi, kami harus terus mendapat hasil yang bagus. Jika tidak, maka itu jadi sebuah kesalahan."
"Sedangkan dengan Yamaha, begitu banyak yang menarik, karena bisa bertandem dengan Valentino (Rossi) akan sangat penting bagi karier saya dan juga saya bisa mendapatkan motor yang jelas jadi salah satu yang terbaik di MotoGP," lanjut Vinales. (Autosport)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace
-
Dasco: Partai Gerindra Ingin Hidup untuk 1000 Tahun
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Siap-siap! Kejagung Bidik Mantan Bos BUMN Akal-akalan Usai Warning Keras Prabowo
-
Wamensos Salurkan Santunan Duka Korban Longsor Cisarua
-
Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?