Suara.com - Di tengah sorotan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap adanya perkumpulan ekseklusif pejabat yang hobi main golf atau geng golf, beredar foto Ahok tengah bermain golf di media sosial.
Dalam foto, Ahok mengenakan pakaian berwarna hitam dan kacamata. Gayanya tengah mengayunkan stik golf.
Menanggapi serangan balik, Ahok menjelaskan kejadiannya pada tahun 2015.
"Saya resmiin (buka turnamen golf piala gubernur tahun 2015) bukan main golf. Resmiin," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Tepatnya pada Sabtu (14/11/2015), Ahok membuka turnamen golf Piala Gubernur 2015 di lapangan Damai Indah Golf, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Turnamen digelar sekaligus untuk merayakan bulan dana Palang Merah Indonesia 2015.
Ahok mengakui sering diajak bermain golf, namun dia menolak karena sibuk mengurusi berbagai persoalan di Jakarta.
"Nggak ada waktu (buat main). Waktu kumpul dana saya nggak tahu buat gereja nggak tahu gereja siapa. saya lupa buat yayasan gereja. Cuma disuruh saja," katanya.
Istilah geng golf muncul menyusul perseteruan Ahok dengan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi. Geng tersebut disebutkan Ahok bisa mempengaruhi karir pejabat. Pejabat yang ikut geng bisa lebih cepat naik jabatan ketimbang yang tidak ikut.
Geng golf, katanya, ada di zaman Fauzi Bowo dan Sutiyoso.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi