Suara.com - Ada nama baru dalam jajaran kepengurusan PPP hasil muktamar di Pondok Gede yaitu mantan Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki sebagai ketua mahkamah partai dan mantan Direktur Utama PT. Angkasa Pura I Tommy Soetomo sebagai bendahara umum.
"PPP ingin tata kelola partai lebih baik, kalau kemarin banyak yang blentang blentong, ke depan harus lebih baik termasuk tingkat ketaatan hukumnya itu yang kami inginkan," ujar Sektetaris Jenderal DPP PPP Asrul Sani ketika menjelaskan alasan partainya memasukkan dua nama tersebut di gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Kemenkumham, Jakarta, Rabu (27/4/2016).
Asrul mengatakan dengan adanya Ruki di jajaran pengurus PPP, kecil kemungkinan kader berani nakal.
"Kalau ketua mahkamah partai sekelas Pak Ruki, mikir-mikir juga kalau mau macem-macem," kata dia.
Dengan kehadiran Ruki, PPP diharapkan menjadi lebih transparan dalam hal apapun.
"Tidak ada konflik kepengurusan, saya kira KPK independen dan kalau sudah jadi mantan pimpinan KPK itu tidak akan mempengaruhi keputusan disana (DPP PPP). Justru adanya Pak Ruki menjaga agar transparan," kata Asrul.
Sedangkan pertimbangan PPP menunjuk Tommy Soetomo ialah untuk meningkatkan tata kelola PPP. Tommy dinilai matang dalam mengelola keuangan secara transparan.
"Misalnya laporan keuangannya sesuai dengan laporan standar akuntasi yang berlaku umum, kan harus begitu.Partai kan antara lain menerima dana banpol, itu kan harus ditransparankan," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN