Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Stasiun Pasar Senen, (14/7). (Suara.com/Tri Setyo)
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengklaim bahwa kondisi Kota Magelang dan sekitarnya sudah aman, kondusif dari teror penembakan misterius menggunakan senapan angin. Saat ini tercatat 13 warga jadi korban.
"Insyallah sudah aman, hari ini sudah tidak ada tindakan (teror) itu lagi," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/4/2016).
Menurut dia, aparat Kepolisian telah melacak pelaku. Sekarang tengah diselidiki untuk mengungkap kasus tersebut.
"Sudah ada dua orang yang diindikasikan itu dan lagi didalami oleh Kepolisian," ujar diaa.
Oleh sebab itu, Ganjar meminta kepada masyarakat Magelang dan sekitarnya agar tetap tenang dan beraktivitas seperti semula. Namun ia juga menghimbau kepada masyarakat orang-orang yang mencurigakan membawa senjata api atau senjata tajam agar segera melaporkan kepada polisi setempat.
"Masyarakat tenang saja, Pemerintah sudah turun, keamanan sudah berjalan, tidak usah tegang. Tapi kalau anda melihat sesuatu yang mencurigakan segera laporkan kami, tidak hanya itu kami melihat kemarin juga terjadi di Jogja ada perempuan naik sepeda motor di cutter (silet)," tutur dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
[FULL VIDEO] BEM Bersatu Tuding Tiyo Ardianto Punya Kedekatan dengan Aktor Politik Tertentu
-
Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK
-
Kini Jadi 'Pesakitan', Tiyo Ardianto Diduga Terafiliasi Tim Pemenangan Ganjar Pranowo
-
Sudewo Jalani Sidang Perdana, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp3,8 Miliar
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai