Suara.com - Pemimpin Moro National Liberation Front (MNLF) Nur Misuari disebut-sebut memiliki andil besar atas upaya pembebasan 10 WNI yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf baru-baru ini.
Habib Mudjahab Hashim, Kepala Dewan Komando Islam MNLF mengatakan sejak diculik 26 Maret lalu, Misuari berusaha menyelamatkan para sandera WNI. Menurut Hashim, MNLF bersama militer dan kepolisian Filipina melakukan negosiasi secara diam-diam dengan anggota Abu Sayyaf.
"Misuari memimpin perundingan dengan elemen Abu Sayyaf," kata Hashim seperti dikutip situs berita Filipina The Inquirer.
Menurut Hashim, dibebaskannya 10 sandera WNI murni karena alasan kemanusiaan. Otoritas setempat juga menolak pihak Indonesia telah memberikan uang tebusan sebesar 50 juta peso.
Lebih lanjut Hashim mengatakan, kesepuluh WNI sempat dibawa ke kediaman Misuari di daerah pegunungan. Namun, karena Misuari masih mengadapi kasus pengepungan di kawasan Zamboanga 2013 lalu, para tawanan akhirnya digiring ke kantor Gubernur Sulu.
"Kami berterima kasih kepada angkatan bersenjata Filipina yang telah memberikan jalan, saat mereka sedang melakukan operasi terhadap Abu Sayyaf. Kami juga berterima kasih kepada kepada Gubernur (Sulu) yang membuka rumahnya untuk tawanan WNI dan memberikan makan," ujar Hashim lagi.
Berbeda dengan keterangan MNLF, kepala polisi Mindanao Selatan Miguel Antonio Jr, justru mengaku tak tahu menahu soal negosiasi pihaknya bersama MNLF dalam misi pembebasan tersebut.
"Negosiasi? saya kira pihak Indonesia yang bernegosiasi dengan mereka (Abu Sayyaf). Tidak ada uang tebusan," katanya. (The Inquirer)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno