Suara.com - Tim Thomas dan Uber Indonesia siap 100 persen hadapi turnamen beregu bergengsi dunia, Piala Thomas dan Uber 2016 di Kunshan, Cina, 15-22 Mei mendatang. Rencananya rombongan akan bertolak dari tanah air, Rabu (11/5/2016), pukul 23.50 WIB.
Mereka akan menumpang maskapai penerbangan Garuda Indonesia (GA 894) yang akan langsung menuju Shanghai, Cina. Setibanya di Shanghai, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kunshan melalui jalur darat yang diperkirakan memakan waktu sekitar 1,5 jam.
Tim Thomas Merah Putih jadi yang paling diharapkan dalam turnamen yang memasuki edisi ke-29 ini. Hendra Setiawan dan kawan-kawan diberi target juara setelah terakhir kali tim Thomas Indonesia meraih supremasi di ajang ini pada tahun 2002 di Guangzhou, Cina.
Sebelum menggapai sasaran tersebut, tim Thomas Indonesia harus lebih dulu lolos dari fase grup. Dalam hal ini, Indonesia tergabung di Grup B bersama India, Hong Kong, dan Thailand.
"Kalau dilihat secara peta kekuatan di grup, pertandingannya memang bakalan seru nih!" kata Kasubid Humas & Social Media Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Yuni Kartika, kepada Suara.com, Senin (9/5/2016).
"Intinya kami berharap bisa mencuri poin dari dua sektor ganda dan satu tunggal, baik saat melawan India, Hong Kong, maupun Thailand. Target tim Thomas memang cukup berat, yakni juara," lanjut mantan pebulutangkis tunggal putri nasional era 1990-an ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!