Suara.com - Pengamat politik dari CSIS, J Kristiadi meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada omongan politisi.
Kristiadi mengatakan politisi boleh dipercaya apabila mereka sudah menunjukan kerjanya, dalam hal ini ia mencontohkan kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
"Intinya, jangan pernah percaya kepada omongan politisi, yang kita percaya itu politisi kebijaksanaannya. Karena apa, medannya para politisi itu medan perlu siasat," ujar Kristiadi saat diskusi publik sekaligus launching buku berjudul Ahok Sang Pemimpin 'Bajingan' di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/5/2016).
Jelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2017, Kristiadi menuturkan akan ada pertarungan pemimpin yang sudah menunjukan kerjanya di Ibu Kota dan tidak.
"Jadi kalau nanti bertarung, ini pertarungan antara yang telah (membuktikan kerjanya) dan akan. Yang akan ini harus buktikan dulu bisa apa nggak? Saya nggak minta sodara pilih siapa-siapa, tapi pilihlah orang yang sudah membuktikan," jelas dia.
Selain itu ia juga menyinggung banyak politisi yang kelihatan santun dalam berbicara tetapi mengambil uang rakyat, sehingga mereka diproses di Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Kita banyak disuguhi di media gimana orang yang santun tapi menggarong duit negara. Jangan kita ketipu sama orang yang sifatnya palsu. Ini orang santun tapi orangnya otentik maunya bener," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina