Suara.com - Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump berencana bertemu dan melakukan pembicaraan dengan pemimpin Korea Utara guna membahas isu nuklir. Dalam pertemuannya nanti, Trump mendesak Jong Un menghentikan proyek nuklir-nya.
"Saya akan berbicara dengan dia (Jong Un). Saya rasa tak masalah saya berbicara dengannya," kata Trump seperti dikutip laman Reuters. Dalam perbincangannya nanti, Trump juga berencana membahas isu sensitif kedua negara.
Dikatakan dalam pidatonya di Manhattan, Trump juga akan melakukan tekanan kepada Cina terkait masalah ekonomi. Seperti diketahui, Cina merupakan satu-satunya negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Pyongyang.
"Saya akan melakukan banyak tekanan kepada Cina soal ekonomi Korut. Mereka bisa menyelesaikannya hanya dengan sekali pertemuan atau lewat telepon," katanya.
Rencana Trump menuai kritik publik AS. Pasalnya, hal ini dianggap bertententangan dengan kebijakan Presiden Barrack Obama yang mengharamkan pejabat senior AS melakukan pertemuan dengan petinggi Korut. Pyongyang sendiri belum merespon keinginan Trump. Sementara itu, pihak Korea Selatan menolak menanggapi rencana Trump bertemu dengan Jong Un. Namun, mereka menyebut denuklirisasi merupakan prioritas paling penting dalam dialog dengan Korut. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021