Suara.com - Tiga penyidik Polda Metro Jaya datang ke rumah almarhum Muhammad Fahreza di Jalan M. Kahfi 1, Gang Sawo, RT 4, RW 1, nomor 54, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2016).
Tujuan kedatangan penyidik untuk mencari informasi terkait kasus suporter Persija Jakarta itu yang meninggal di Rumah Sakit Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/6/2016), setelah dianiaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, ketika menyaksikan pertandingan klub kesayangan melawan Persela Lamongan, Jumat (13/5/2016).
Semula keluarga menduga Fahreza menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oknum. Tetapi, polisi belum mendapatkan buktinya.
Sekarang, pengusutan kasus tersebut meluas.
Dari rumah duka, penyidik mendapatkan salah satu barang bukti berupa video amatir yang menayangkan kronologis penganiayaan terhadap Fahreza.
"Polda beranggapan (video) itu untuk keluarga mendapatkan asuransi dari pihak Marga Jasa," kata salah satu penyidik yang tidak mau disebutkan identitasnya.
Penyidik menduga ada upaya keluarga untuk mendapatkan asuransi Jasa Marga, sebagaimana dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono kemarin. Ketika mengantarkan Fahreza ke Rumah Sakit Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, malam itu, keluarga mengatakan Fahreza merupakan korban kecelakaan lalu lintas.
Sekitar 20 menit petugas penyelidik berada di rumah Fahreza. Sekitar pukul 16.00 WIB, mereka meninggalkan rumah dengan membawa rekaman video.
Kemarin, keluarga mengakui berbohong ke petugas rumah sakit ketika itu. Tetapi, alasan mereka bohong supaya rumah sakit mau menerima dan merawat Fahreza karena sebelumnya sudah ditolak sejumlah rumah sakit.
"Saya bawa Reza ke RS. Marinir Cilandak. Di situ saya bohong, saya bilang anak saya jatuh dari motor supaya Reza diterima di rumah sakit itu," kata ayah Fahreza, Syamsudin (55). (Leonard Ardy Konay)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno