Suara.com - Mayor Jenderal TNI Andika Perkasa dipastikan melepas posisinya sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).
"Sudah, saya dipanggil Presiden tadi malam," kata Andika Perkasa ketika dikonfirmasi di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Minggu sore (22/5/2016).
Ia akan menempati posisi barunya sebagai Pangdam Tanjungpura, Kalimantan Barat (Kalbar) menggantikan Mayjen TNI Agung Risdhianto.
Andika sendiri mengaku belum menerima salinan Surat Keputusan (SK) tersebut.
"Saya enggak terima justru saya dipanggil Presiden kemarin malam. Tanggalnya 20 (Mei) saya lihat, berarti Jumat kemarin," katanya.
Ia menambahkan kemungkinan serah terima jabatan akan dilakukan pekan depan.
"Pengganti saya adalah wakil saya yang selama ini di Wapres," katanya.
Hal itu berarti Danpaspampres akan diisi oleh Brigjen TNI Bambang Suswantono yang sebelumnya menjabat sebagai Wadan Paspampres.
"Sudah (dengar), waktu kita (kunjungan kerja Presiden) di Rusia sudah beredar," katanya.
Andika menyatakan diri siap untuk ditugaskan di manapun.
"Enggak saya enggak mungkinlah saya kemudian ingin sekali (jabatan itu), saya enggak tahu-menahu. Ini penugasan saya enggak tahu-menahu juga," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Solusi Cepat Jelajah Kalbar: Panduan Lengkap Marina Express April 2026!
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar