Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo menyakini bahwa ekonomi di Indonesia bisa masuk dalam peringkat tujuh besar di dunia. Pasalnya, menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mencapai hal tersebut.
Namun, sedikitnya ada dua syarat yang harus dilakukan Indonesia untuk mewujudkan hal tersebut.
"Pertama, melakukan reformasi menejemen energi dan pangan. Dan juga industrialisasi harus menjadi fokus pembangunan," kata Agus saat ditemui di Kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).
Agus meyakini, dengan cara tersebut Indonesia biaa memiliki ciri khas dan menumbuhkan daya saing dengan negara lain.
Kedua, lanjut Agus, pemerintah juga harus nemperdalam pasar keuangan. Pasalnya, pembiayaan di Indonesia masih bergantung pada sektor perbankan. Untuk itu diperlukan pendalaman pasar keuangan agar pembiayaan sektor non bank semakin kuat.
"Jika ini bisa dilakukan, maka bukan hal yang mustahil nantinya ekonomi Indonesia bisa masuk dalam peringkat 7 besat di dunia," ujar Agus.
Berita Terkait
-
Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?
-
Bank Indonesia: Kredit Tumbuh 9,9 Persen di Januari
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Mensesneg Baru Terima Surat Resmi dari DPR: Adies Kadir ke MK, Thomas Djiwandono ke BI
-
Bisa Jadi Pintu Masuk Reshuffle, Kursi Kosong Wamenkeu Bikin Panas Dingin Menteri Lain
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai