Suara.com - Tim Pertamina Campos Racing raih poin perdana di GP2 Series 2016. Raihan ini didapat setelah salah satu pebalapnya, Mitch Evans, finis di urutan kelima pada feature race seri kedua Grand Prix Monaco di Sirkuit Monte Carlo, Jumat (27/5/2016).
Atas prestasi itu Evans berhak mendapatkan 10 poin. Sedangkan, pebalap Pertamina Campos Racing lainnya, Sean Gelael, sukses lampaui target dengan finis di posisi 13. Sebelumnya, pebalap muda Indonesia itu diberi target finis 15 besar dari 22 peserta.
Bos Pertamina Campos Racing, Adrian Campos, mengaku cukup puas dengan performa kedua pebalapnya. Dia optimis poin yang diraih akan membawa dampak positif untuk menghadapi balapan berikutnya.
"Evans menunjukkan kemajuan dibandingkan penampilannya di Barcelona," Campos memuji. "Sekarang dia kembali kompetitif untuk bersaing di papan atas. Sementara Sean masih terus belajar di musim penuh pertamanya. Sejauh ini Sean cukup konsisten dengan memenuhi target finis di posisi 15 besar."
Seperti diprediksi sebelumnya, jalannya balapan diwarnai sejumlah insiden. Beberapa pebalap terdepan, bahkan harus menelan kekecewaan karena tak mampu melanjutkan balapan.
Pebalap DAMS, Nicholas Latifi dan pebalap ART Grand Prix Sergey Sirotkin, yang tampil mengesankan di babak kualifikasi dan meraih start terdepan, menjadi pebalap pertama yang tersingkir. Namun, Sirotkin berhak mendapat empat poin dengan keberhasilannya meraih pole position.
Gelar juara diambil pebalap tim Russian Time, Artem Markelov. Pebalap Rusia ini finis di depan pebalap Prancis yang membawa bendera tim Racing Enginering Norman Nato dan pebalap tim MP Motorsport Oliver Rowland.
Balapan GP2 di Monaco agak berbeda dengan balapan di sirkuit lainnya. Di Monaco, balapan digelar pada hari Jumat dan Sabtu, sedangkan di sirkuit lainnya balapan digelar pada hari Sabtu dan Minggu.
Sesuai aturan GP2, pada balapan sprint race, Sabtu (28/5/2016), urutan pebalap ditentukan berdasarkan hasil feature race. Namun, untuk posisi delapan terdepan, urutannya akan diputar.
Markelov yang finis di posisi pertama akan start dari posisi delapan. Sementara pebalap Carlin, Marvin Kirchhofer yang finis di peringkat delapan, akan memulai balapan di posisi pertama, yang diikuti Giovinazzi di urutan kedua.
Evans yang finis ke lima akan start dari posisi keempat, sama seperti balapan pertama.
"Penting sekali start di urutan terdepan pada balapan Monaco. Mudah-mudahan hasil pada balapan kedua bisa lebih bagus, karena selain jumlah putarannya lebih sedikit juga tidak ada kewajiban masuk pit stop," ujar Evans.
Sementara itu, meski memenuhi target 15 besar, Sean Gelael mengaku belum cukup puas. Pebalap berusia 19 tahun ini bertekad terus memperbaiki penampilan pada balapan-balapan selanjutnya.
"Ya saya terus belajar menambah pengalaman. Membalap di Monaco hal yang luar biasa dan saya selalu menyukai tantangan di sirkuit ini," kata anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael itu.
Hasil bagus juga diraih pebalap yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia, Antonio Giovinazzi, mampu finis di urutan ketujuh dan berhak mendulang enam poin. Sedangkan satu pebalap Indonesia lainnya, Philo Paz Patrick Armand (Trident), mampu finis untuk pertama kalinya selama turun di GP2 musim ini--posisi 16. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung