Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan saat ini terdapat 4,1 juta anak telantar di Indonesia yang terdaftar di Kementerian Sosial. Dari jumlah tersebut, baru 787,401 anak yang mendapatkan Program Kesejahteraan Sosial Anak.
"Dari 4,1 juta anak, sesungguhnya yang terdaftar dalam coverage Direktorat Kesejahteraan Anak, ada 4,1 juta anak terlantar sesungguhnya yang sempat mendapatkan PKSA baru 787,401 anak, ini di luar penerima PKH, sekarang baru ada kartu Indonesia pintar, jadi di luar itu ada 787,041 anak," kata Khofifah di ruang rapat Komisi VIII, gedung Nusantara II, DPR, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2016).
Menurut Khofifah secara spesifik anak ditangani oleh eselon II, yaitu Direktorat Kesejahteraan Sosial Anak.
"Kami ingin menyampaikan, di Kementerian Sosial saat ini anak secara spesifik dipayungi oleh eselon II, direktorat kesejahteraan sosial anak," kata Khofifah.
Sementara itu, dalam rapat dengar pendapat tadi, Khofifah menyampaikan bahwa anak dalam kategori keluarga sangat miskin juga mendapatkan bantuan dari Program Keluarga Harapan.
"Di dalam intervensi PKH, kalau ada anak SD maka dapat 450 ribu, SMP 720 ribu, SMA 1 juta dicairkan empat kali dalam satu tahun. Dan kategorinya adalah keluarga sangat miskin," tutur Khofifah.
Rapat dengar pendapat dihadiri oleh Kementeiran Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Polri, dan KPAI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!