Suara.com - Delapan belas perempuan mengaku menjadi korban pelecehan seksual di sebuah pagelaran musik di Jerman, akhir pekan lalu. Tiga lelaki asal Pakistan yang berumur 28 hingga 31 tahun sudah diamankan dan polisi masih mencari tiga lelaki lainnya yang disinyalir terlibat.
Polisi mengatakan, tiga orang mengaku digerayangi di festival musik Schlossgrabenfest di Darmstadt, hari Sabtu (28/5/2016). Mereka dikepung sekelompok lelaki lalu mengalami pelecehan seksual.
Pada hari Selasa, ada 15 perempuan lain yang membuat laporan serupa dengan cara yang mirip di acara musik tersebut. Tiga orang lelaki yang ditangkap merupakan pencari suaka asal Pakistan. Ketiganya dijerat dengan pasal pelecehan seksual.
Polisi memprediksi, jumlah perempuan yang melapor akan bertambah. Polisi juga mengatakan tengah memburu dua atau tiga tersangka lainnya.
Insiden ini mirip dengan kasus pelecehan seksual yang terjadi di Koln, Jerman, dan sejumlah kota lain di Eropa pada malam tahun baru lalu. Ketika itu, dilaporkan ada 1.000 perempuan yang dilecehkan dan dirampok.
Sebagian besar tersangka merupakan lelaki asal kawasan Afrika Utara atau Arab. Gelombang kedatangan pengungsi ke Eropa pun mendapat penolakan dari berbagai pihak. (Independent)
Berita Terkait
-
Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
After the Hunt: Dialog Filosofis tentang Moralitas dan Dinamika Generasi
-
Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal
-
Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui