Gubernur DKI Jakarta Indonesia Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ziarah ke makam-makam pahlawan revolusi. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)
Ketika ziarah di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Timur, Jumat (3/6/2016), pagi, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan generasi muda harus meneruskan perjuangan para pahlawan.
Ahok mengatakan bangsa Indonesia dibangun dengan pengorbanan nyawa oleh para pahlawan. Pahlawan yang berasal dari berbagai suku dan agama.
Ahok juga mengatakan pengorbanan generasi sekarang belum tentu seperti yang dialami para pahlawan.
Menurut Ahok cara melanjutkan perjuangan mereka, antara lain dengan tak melakukan korupsi, selain itu menghormati UU.
“Kita mewujudkan keadilan sosial, pejabat harus bisa mengadministrasi keadilan sosial,” kata Ahok.
Suara.com - Saat berziarah ke Taman Makam Pahlawan, Ahok bertemu mantan Presiden B. J. Habibie.
Dalam pertemuan itu, Ahok mengatakan ingin sekali menonton film Rudy Habibie. Ahok bertemu Habibie secara tak sengaja.
Ahok tadi berziarah ke makam Raden Suwiryo.
Raden Suwiryo lahir di Wonogiri, Jawa Tengah, 17 Februari 1903. Dia seorang tokoh pergerakan Indonesia. Dia merupakan wali kota pertama Jakarta. Dan pernah menjadi Wakil Perdana Menteri pada Kabinet Sukiman-Suwiryo.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?