Suara.com - Puluhan rumah di Kampung Ujung Air, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat terendam rob pada Sabtu pagi (4/6/2016)karena tingginya air laut yang sedang pasang.
Camat Sutera Fachruddin di Painan menyebutkan sejak 30 tahun terakhir baru kali ini rob mencapai rumah warga, bahkan rob juga menggenangi jalan lintas Sumatera ruas Padang-Bengkulu.
"Di rumah warga rob menggenangi hingga lima centimeter, sebelumnya tidak pernah seperti ini namun menjelang siang rob akan berangsur-angsur surut," katanya.
Ia menjelaskan jalan di Kecamatan Sutera yang digenangi rob ada dua titik namun tidak membuat kemacetan lalu lintas karena ketinggiannya cuma tiga hingga enam centi meter.
Warga setempat, Zul (51) mengatakan rob mencapai rumah warga pukul 05.40 WIB, namun tidak ada kerugian yang berarti karena warga segera mengantisipasi dengan meninggikan barang- barang elektronik.
"Rob tidak seperti banjir yang airnya cepat naik, untuk itu kami bisa meminimalkan kerugian," ucapnya.
Ia pun berharap apabila rob tetap menggenangi rumah warga hingga seminggu atau dua minggu kedepan pemerintah segera menyalurkan bantuan.
"Kalau rob terjadi terus menerus tentu kami juga tidak bisa bekerja seperti biasa, untuk itu kami harapkan bantuan pemerintah," katanya.
Sementara itu, pengendara truk tanki, Anto (46) mengaku perjalanan dari Kota Padang rob hanya menggenangi jalan di Kampung Ujung Air. (Antara)
Berita Terkait
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!
-
Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat