Suara.com - Jalan nasional Bukittinggi-Medan yang berada di Kenagarian Mudiak Palupuah, Kecamatan Koto Rantang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, putus akibat longsor yang menyebabkan badan jalan tertutup tanah sepanjang 25 meter.
Menurut salah seorang warga setempat Rahmat di Agam, Sabtu peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB akibat longsornya tanah yang ada di perbukitan tepat di pinggir jalan.
"Saat itu cuaca gerimis, namun tiba-tiba saja longsor terjadi bahkan menutupi sungai yang ada di bawah jalan," ujarnya.
Hingga saat ini kondisi lokasi masih belum dapat dilalui kendaraan baik dari arah Bukittinggi maupun Lubuk Sikaping.
Sementara pembersihan material tanah baru dilakukan sedikit dan hanya ada personel TNI dan kepolisian yang disiagakan menjaga lokasi.
Salah seorang sopir truk Sofyan (45) mengaku hendak ke Medan namun tertahan akibat longsor.
"Saya memilih menunggu disini kalau balik lagi ke Bukittinggi jauh," ujarnya.
Ia berharap aparat berwenang segera menurunkan alat berat ke lokasi agar tidak terlalu lama menunggu.
"Kalau bisa malam ini dibersihkan jadi bisa jalan," kata dia.
Puluhan truk terlihat antre di lokasi menunggu material tanah dibersihkan, sementara kendaraan pribadi memilih untuk kembali ke Bukittinggi.
Sampai saat ini beberapa personel kepolisian terlihat siaga memandu pengendara yang lewat mengabari terjadi longsor.
Sebelumnya prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Budi Samiadji melaporkan peringatan cuaca dini terjadinya hujan sedang disertai angin kencang di Pasaman Barat, Padangpariaman, Solok dan meluas ke Kabupaten Agam hingga pukul 21.00 WIB. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran