Suara.com - Sebuah kartun yang mengambarkan hubungan asmara antara perempuan di sensor di Swedia. Penyensoran ini diprotes aktivis lebian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).
Swedia terkenal karena politik progresif, setelah menjadi salah satu negara pertama yang melegalkan pernikahan sesama jenis tahun 2009 silam.
Kartun yang disensor itu adalah Steven Universe yang ditayangkan Cartoon Network. Letak penyensorannya pada penggunaan kata-kata setelah diterjemahkan ke bahasa Swedia dari bahasa Inggris.
Karakter mereka sebagai penyuka sesama jenis jadi hilang. Kartun itu sudah mendapatkan nominasi kelas dunia, salah satunya Ammy Awards.
Protes itu ditandai dengan pengumpulan tandatangan lewat petisi online. Sampai Minggu (13/6/2016) sudah ada 1.500 tandatangan yang ingin penyensoran itu dihentikan. Penyensoran dilakukan pada episode 'Hit the Diamond'.
Steven Universe ini bercerita soal kumpulan batu mulia yang digambarkan dalam sosok perempuan. Salah satu pemainnya bernama Rubu dan Sapphire. Mereka bisa menyatu menjadi satu jenis batu, yaitu Garnet. Penyatuan itu dianggap sebagai kekuatan cinta mereka yang tak terpisahkan.
Ruby dan Sapphire adalah representasi tokoh perempuan lesbian yang belum pernah ada di kartun. (Independent)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi
-
Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus