Suara.com - Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy meminta Badan Pengawas Pemilu lebih serius lagi mencegah praktik uang di pilkada serentak tahun 2017. Dia ingin Bawaslu memiliki kewenangan menindak tegas pelanggar.
"Masalah politik uang ini. Pilkada 2017 ini, mesti kita serius mulai dari kewenangan tambahan terkait Bawaslu. Seperti apa proses memeriksa membuat keputusan kita belum dapat gambaran," kata Lukman dalam sambutan di acara peringatan ulang tahun Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu yang keempat dan peluncuran buku berjudul Evaluasi Pilkada di 269 Daerah di gedung Sekretariat Jenderal Bawaslu, Jalan M. H. Thamrin 14, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2016).
Untuk bisa menindak pelanggar pemilu, Lukman menyarankan Bawaslu meminta masukan Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie.
"Saya kira perlu masukan dari prof. Jimly. Termasuk ada peradilan khusus untuk pemilu," kata dia.
Lukman menekankan semangat UU Pilkada untuk ikut memberantas peserta pilkada yang melakukan praktik politik uang.
"Keseriusan kami adalah bagaimana UU ini menitipkan antipolitik uang lebih kuat. Sehingga terkesan dalam penentuan sanksi politik uang. Tidak hanya pelanggaran pidana, tetapi juga administratif untuk berdampak pada diskualifikasi calon," katanya.
Acara Bawaslu hari ini dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Ketua KPU Husni Kamil Manik, Wakil Ketua MK Anwar Usman, Ketua Bawaslu Muhammad, Ketua Ombusman RI Amzulian Rivai.
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali