Suara.com - Komunitas lebian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Florida menyatakan tidak takut dengan aksi teror penembakan massal klub gay di sana. Mereka berkumpul memberikan karangan bunga, Senin (13/6/2016) waktu setempat.
Salah satu anggoa komunitas itu yang juga seorang waria, Thalia Ainsley menyatakan kaumnya tidak takut dengan teror itu. Dia mengatakan kehidupan LGBT harus terys berjalan.
"Kami harus tetap menjalani hidup kita," kata Thalia Ainsley seperti dilansir Reuters.
Galen Hentzelo yang merupakan gay menyatakan kesedihannya kehilangan temannya pada penembakan itu. Namun dia sudah ikhlas. Empat temannya tewas di Pulse, klub gay tersebut.
"Anda tidak bisa mengubahnya, Anda tidak bisa membawa mereka kembali," kata Galen Hentzelo.
"Yang bisa Anda lakukan adalah mendorong maju. Untuk berdiri kuat dan dapat membantu orang lain yang membutuhkan bantuan," lanjut dia.
Tragedi itu menewaskan 49 orang, sementara 53 orang lain luka. Tragedi tersebut merupakan teror penembakan terburuk AS sepanjang ini. (Skynews)
Berita Terkait
-
Penembakan di Klub Malam Gay, Menara Eiffel Berwarna Pelangi
-
Pembantaian Klub Gay, Trump Salahkan Komunitas Muslim, Mengapa?
-
Gay Dilarang Donorkan Darah buat Korban Klub Gay, Kenapa?
-
ISIS Klaim Pembantai di Klub Gay Orlando Adalah Anggotanya
-
Cerita Menegangkan di Balik Foto Helm Polisi Penyerbu Klub Gay AS
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, DPR Ngaku Tak Tahu Hery Susanto Berkasus Saat Uji Kelayakan
-
Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta
-
Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya
-
Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi
-
Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu
-
Menaker Dorong Itjen Bertransformasi: dari Pencari Temuan Menjadi Mitra Pencegah Risiko
-
Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi
-
Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya
-
Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan