Suara.com - Polisi menjaga ketat gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang siang ini menggelar sidang perdana perdana kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, Rabu (15/6/2016).
"Ini dari Sabhara Polda, benar untuk jaga sidang Jessica. Kira-kira ada sekitar satu pleton (30 orang)," kata anggota Sabhara Polda Metro Jaya Ipda Augusto di lokasi.
Pengetatan keamanan dilakukan untuk menjamin keamanan jalannya sidang kasus yang disorot secara nasional itu.
"Nanti mungkin datang lagi dari satuan Brimob dan Sabhara juga jadi satu kompi," katanya.
Jessica tiba di gedung pengadilan sekitar pukul 10.15 WIB. Sejak dari penjara Pondok Bambu, Jakarta Timur, sampai di pengadilan, dia dijaga ketat aparat keamanan.
Setelah turun dari mobil tahanan, Jessica langsung dibawa masuk ke gedung. Dia terlihat tenang seperti biasanya.
Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum akan dipimpin Ketua Majelis Hakim Kisyoro. Sedangkan, Martahi Hutapea, dan Binsar Gultom akan menjadi anggota majelis.
Dalam kasus pembunuhan Mirna, Jessica dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual