Suara.com - Menanggapi keluhan Polda Metro Jaya mengenai minimnya jumlah petugas untuk sterilisasi busway dari kendaraan pribadi, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan sebenarnya tidak ada istilah kekurangan petugas.
"Nggak (kurang petugas). Kita kan sudah mau bantu dengan tutup (palang), dengan pintu, sama Satpol PP, sama dishub (Dinas Perhubungan dan Transportasi)," kata Ahok usai meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Dahlia, di kawasan Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (15/6/2016).
Pembersihan jalur Transjakarta dari sepeda motor dan mobil dilakukan sejak Senin (13/6/2016) lalu.
Petugas telah memasang separator di koridor-koridor utama.
Ahok juga meminta kepolisian jangan memberikan toleransi kepada kendaraan pribadi masuk ke busway, dalam keadaan macet sekalipun. Soalnya, akan mengganggu layanan Transjakarta.
Ahok mengatakan bila palang busway sudah terpasang semua, petugas untuk lebih menindak pelanggar.
"Iya. Nanti lagi mau dipesan 120 palang. Teknisnya kamu tanya sama mereka (Dishub) saja," kata Ahok.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan minimnya jumlah petugas kepolisian mengakibatkan sterilisasi jalur Transjakarta tidak maksimal.
"Dengan segala keterbatasan anggota di lapangan dan kita lihat situasi dan kondisi ya, aplusan anggota ini kan perlu juga, karena kita satu jam dua jam anggota sudah pegel juga itu berdiri di jalan," kata Awi Setiyono, di Polda Metro Jaya, Selasa (14/6/2016).
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang
-
Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional 17 Rute Terdampak Banjir