Kepolisian Resor Mamuju, Sulawesi Barat akhirnya menetapkan mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Barat, Suarnati sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi pada kegiatan dan pertanggungjawaban fiktif.
Hal ini diungkapkan Kapolres Mamuju, AKBP Eko Wagianto, saat ditemui sejumlah wartawan di Mamuju, Senin (20/6/2016).
Penyidik Polres Mamuju telah memanggil dan telah memintai keterangan Suarnati yang kini menjabat Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Sulbar itu seminggu yang lalu dengan status sebagai tersangka.
"Kita sudah lakukan pemanggilan terhadap Ibu Suarnati selaku tersangka, mungkin seminggu yang lalu. Kita masih periksa, dan sementara dilengkapi berkasnya," ucapnya.
Saat ditanyai wartawan terkait apakah ada tersangka baru dalam kasus tersebut, Eko mengaku, pihaknya baru akan melakukan gelar perkara.
"Soal tersangka baru, kita akan gelar perkara dulu, untuk mengetahui apakah akan ada tersangka lain dengan bukti-bukti yang ada," ucapnya.
Yang pasti, lanjut Eko, kasus tersebut terus diprogres dengan baik agar berkas perkara segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju.
"Kalau sudah pemeriksaan tersangka, berarti sudah final atau terakhir. Yang pasti Suharnati sudah tersangka dan sudah diperiksa di Polres Mamuju. Kalau pelimpahan, kita juga upayakan segera," tutup Eko. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Jaksa Ungkap 4 Arahan Nadiem Makarim dalam Grup WA Mas Menteri Core Team
-
Soal KPK Tak Pajang Tersangka, Novel Baswedan Soroti Dalih Kemanusiaan
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya