Suara.com - Banjir terparah yang melanda Negara Bagian West Virginia, Amerika Serikat abad ini, telah menelan 23 korban jiwa. Seluruh daerah setingkat "county", termasuk tiga "county" yang terdampak paling parah oleh banjir akan mendapatkan bantuan dari pemerintah federal Amerika Serikat.
Gubernur West Virginia Earl Ray Tomblin mengatakan, bantuan berupa medis dan tempat berlindung akan diberikan pemerintah federal kepada County Kanahwa, Greenbrier dan Nicholas.
Lima belas korban jiwa dikabarkan berasal dari County Greenbrier di West Virginia bagian tenggara. Sementara itu, enam korban jiwa lainnya berasal dari County Kanahwa.
Banjir yang terjadi di negara bagian ini disebabkan oleh hujan deras yang turun pada hari Kamis. Akibatnya, sungai dan tempat penampungan air lainnya meluap dan menggenangi permukiman warga.
Gubernur Tomblin sudah menyatakan keadaan darurat di 44 dari 55 county dan mengerahkan sedikitnya 200 anggota Garda Nasional West Virginia untuk melakukan operasi penyelamatan terhadap korban. Sedikitnya 32.000 rumah dan tempat usaha tidak mendapat pasokan listrik hingga Sabtu.
Ratusan orang telah dievakuasi, sedangkan tim SAR masih mencari para korban selamat lainnya. Beberapa kota bahkan sudah terkepung oleh banjir sementara ratusan rumah dan banguna sudah hilang terseret banjir. (Reuters)
Berita Terkait
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
-
Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Sisa Material Banjir Bandang Masih Selimuti Kawasan Muara Batang Kuranji
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana