Suara.com - Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV Bali dan Nusa Tenggara mencatat sebanyak 140 pilot dan awak kabin menjalani tes narkoba di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai. Hal ini dilakukan untuk menghadapi arus mudik Lebaran.
Kepala Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV Bali dan Nusa Tenggara, Yusfandri Gona menjelaskan tes narkoba dilakuan, Sabtu (25/6/2016). Tes dilakukan oleh Balai Kesehatan Penerbangan Kementerian Perhubungan. Tes narkoba juga dilakukan kepada teknisi pesawat.
Dari hasil tes tersebut tidak ditemukan kru dan awak pesawat yang mengonsumsi narkotika.
"Cuma ada beberapa yang habis minum obat flu," katanya di Bali, Rabu (29/6/2016).
Rencananya pemeriksaan narkoba akan intensif dilakukan untuk memastikan bahwa sumber daya manusia penerbangan tersebut bekerja tanpa pengaruh alkohol atau obat terlarang. Sementara itu di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, dia menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa lisensi kru sebanyak 112 orang.
"Sedangkan 223 awak kabin di wilayah Bali dan Nusa Tenggara juga sudah dicek lisensinya," ucapnya.
Tidak hanya bagi awak dan kru pesawat udara, Otban IV juga memeriksa lisensi orang yang mengeluarkan lisensi bagi awak dan kru pesawat udara tersebut yakni berjumlah sebanyak 57 orang. Seperti diketahui sebelum layak terbang, kru dan awak pesawat harus mengantongi lisensi sebagai salah satu syarat mutlak.
Apabila awak dan kru melakukan pelanggaran maka pihak berwenang berhak mencabut lisensi tersebut. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat meninjau kesiapan operasi Lebaran di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Jumat (24/6/2016) meminta agar kru dan awak pesawat dites urine.
Menurut dia, tes urine dilakukan bertahap dengan metode sampling yang harus dijalani oleh semua awak pesawat maskapai penerbangan sesuai dengan instruksi yang telah ia buat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga
-
KPK: Bukan Hanya Khalid Basalamah, Sejumlah PIHK Juga Kembalikan Uang Kasus Haji