Rakor pembahasan kelanjutan Reklamasi Pantai Utara Jakarta, di Jakarta, Kamis (30/6/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya gelar rapat koordinasi (Rakor) mengenai tindak lanjut penanganan reklamasi pantai utara Jakarta, Kamis (30/6/2016). Rakor soal reklamasi ini dipimpin oleh Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli yang dihadiri oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan.
Dalam agenda rakor ini juga mengundang Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Namun Ahok batal menghadiri rapat tersebut.
Rakor tentang reklamasi pantai utara ini juga molor. Semula diagendakan pukul 11.00 WIB, namun baru mulai jam 12.00 WIB.
Proyek reklamasi teluk Jakarta tersebut bermasalah. Pertengahan April lalu Menko Maritim Rizal Ramli gelar rapat koordinasi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Gubernur DKI Ahok. Hasil rapat koordinasi tersebut memutuskan menghentikan sementara proyek reklamasi di Teluk Jakarta.
"Tadi kesimpulannya begini, kami meminta untuk sementara kita hentikan proyek ini hingga semua persyaratan sudah dilengkapi," kata Rizal dalam konferensi pers di kantornya, Senin (18/4).
Menurut Rizal, dari proyek reklamasi ini tidak ada yang salah. Pasalnya, reklamasi ini sebagai metode dari sebuah pembangunan yang kerap diterapkan negara-negara di dunia.
Namun, karena masih ada beberapa persyaratan yang belum lengkap sehingga pemerintah harus menghentikan pembahasan reklamasi untuk sementara.
"Masih banyak Undang-undang yang bolong-bolong. Jadi, ini harus diselesaikan terlebih dahulu agar bisa dilanjutkan," tutur dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura