Suara.com - Sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap para petinggi Korea Utara, termasuk sang pemimpin tertinggi, Kim Jong Un langsung mendapat respons. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Korut, sanksi tersebut dianggap sebagai deklarasi perang.
"Amerika Serikat telah berani menantang otoritas tertinggi kami, melakukan tindakan terburuk permusuhan yang melampaui konfrontasi atas masalah hak asasi manusia. Ini merupakan deklarasi perang terbuka," begitu bunyi pernyataannya melalui media pemerintah Korut, Korea Central News Agency dikutip dari laman Independent, Jumat (8/7/2016).
"Sekarang, AS telah membuat deklarasi perang terhadap kami, semua masalah yang timbul dari hubungan dengan AS akan segera ditangani sesuai dengan hukum perang," lanjut pernyataan tersebut.
Kim Jong Un dan sepuluh petinggi Korut lainnya, serta lima kementerian serta departemen dijatuhi sanksi pada Rabu, oleh Departemen Keuangan AS atas pelanggaran hak asasi manusia yang mereka lakukan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS John Kirby mengatakan, sanksi tersebut bukan hanya simbolis saja, melainkan bisa ditinjau pula oleh negara-negara lain.
Sejumlah diplomat menilai, keputusan itu hanya akan membuat Korut marah, mengingat pemimpin negara, dalam hal ini Kim Jong Un dianggap sebagai figur sempurna.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Harga Sembako Naik Jelang Idul Fitri? Pemkab Bekasi Akan Gelar Operasi Pasar
-
Perkuat Kemitraan Strategis, UPH Gelar Media Gathering 2026 Bersama Puluhan Media Nasional
-
Investasi Kabupaten Serang Tembus Rp21,5 T, Ratu Zakiyah Diganjar Award Kepala Daerah Inovatif
-
Inovasi Teknologi Canggih Singapore Airlines Menjawab Tantangan Perubahan Iklim Dunia
-
Ahli BPK Bongkar Dugaan Penyimpangan di Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji
-
Jaksa Dilarang Kasasi, Menko Yusril Nyatakan Nasib Delpedro Cs Kini Final Setelah Putusan PN Jakpus
-
Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
-
Gempur Lapangan Padel Bodong, Pemprov DKI Segel 206 Lokasi
-
Prabowo Diteriaki 'Penakut' oleh Massa Aksi Demonstrasi Tolak BoP
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat