Suara.com - Para penumpang angkutan bus pada arus balik di Tasikmalaya, Jawa Barat lebih memilih naik bus dari terminal bayangan milik pool perusahaan bus tertentu, dibandingkan ke terminal bus resmi di kawasan Indihiang Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (9/7/2016).
Calon penumpang di terminal bayangan atau pool bus berwarna hijau di Jalan Cilembang, terjadi sejak Jumat (8/7/2016) terlihat membludak. Para penumpang akan kembali ke tempat perantauan mereka ke jurusan barat, seperti Jabodetabek dan Banten.
Para penumpang rela berdesakan di terminal bayangan itu meski luasnya lebih sempit. Namun mereka mengaku lebih mendapat jaminan mendapat tempat duduk.
Selain itu, para penumpang lebih memilih bus-bus dari perusahaan tertentu sehingga mereka lebih memilih datang ke pool bus terkait.
Akibat fenomena itu, terminal bus di Tasikmalaya lengang dan sepi pada Jumat kemarin. Meski demikian, jumlah penumpang arus balik di terminal terbesar di Jawa Barat itu sudah mulai meningkat.
Pihak terminal terpadu Tasikmalaya memprediksi, puncak arus milir balik akan terjadi pada Sabtu dan Minggu ini. Terminal Tasikmalaya melayani penumpang jurusan ke barat yakni Bandung, Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang, Merak, Depok dan lainnya.
Sedangkan ke jurusan timur adalah ke jalur Cirebon, Semarang, Purwokerto, Solo, Yogyakarta, Purbalingga dan sejumlah kota lainnya di Jateng. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi