Suasana Stasiun Senen dipadati para pemudik lebaran 2016, Jakarta, Senin (27/6). [suara.com/Oke Atmaja]
Arus balik lebaran diprediksi akan memuncak pada hari Minggu (10/7/2016) besok. Meski begitu, ribuan penumpang yang pada hari Raya Idul Fitri lalu merayakannya bersama keluarga di Kampung halaman sudah mulai berdatangan di Stasiun Pasar Senen.
Berdasarkan data yang dicatat oleh bagian Hubungan Masyarakat Stasiun Pasar Senen, hingga siang hari ini, Sabtu (9/7/2016) sudah ada 14 ribu penumpang yang sudah tiba. Dan nantinya jumlah tersebut akan bertambah seiring dengan perjalanan waktu dan kereta yang datang hingga malam harinya.
"Kalau penumpang yang datang, hingga siang ini sudah ada 14.914, belum tahu hingga malam jumlahnya berapa, karena kita tunggu kedatangan saja," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 1, Bambang S Prayitno di Posko Humas Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (9/7/2016).
Dengan bertambah empat belas ribu penumpang hari ini, maka jumlah penumpang yang sudah balik pasca lebaran sudah mencapai 40 ribuan penumpang. Pasalnya, pada hari lebaran kedua dan hari pertama pasca lebaran, Pasar Senen sudah kedatangan tiga puluhan ribu penumpang dari berbagai kota di Pulau Jawa.
"H2 kemarin ada 18.548 penumpang datang, sedangkan H+1 sudah ada 12.724 penumpang yang datang,"kata Bambang.
Puluhan ribu penumpang itu, kata Bambang, diangkut dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah ke Jakarta menggunakan 26 kereta reguler yang beroperasi. Angkutan itu juga ditambah dengan tujuh kereta fakultatif yang berjalan pada hari tertentu.
Menurut Bambang, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Minggu nanti. Dia menuturkan jumlah penumpang yang kembali ke Jakarta diperkirakan serupa dengan jumlah yang berangkat mudik sebelumnya.
"Diperkirakan jumlahnya sama. Kalau memang puncak atau benar-benar penuh, berarti sekitar 24 ribuan penumpang per harinya. Hari ini kan baru belasan ribu saja," katanya.
Sementara mengenai, adanya penumpang baru (arus urbanisasi) yang datang ke Jakarta, Dia mengatakan PT KAI tidak bisa memprediksi apakah ada arus urbanisasi atau tidak karena pihaknya menganggap seluruh penumpang kereta api sama. Selain itu, baik penumpang baru atau penumpang lama tidak memiliki ciri-ciri khusus.
Tak hanya arus balik, Bambang mengatakan, sejak dimulainya arus mudik pada 24 Juni lalu sampai hari ini masih banyak penumpang yang bertolak dari Ibu Kota menuju kampung halamannya. PT KAI Daops 1 mencatat bahwa hari ini masih ada 11.605 penumpang yang berangkat ke kampung halamannya melalui Pasar Senen. Kata dia jumlahnya akan terus bertambah juga, karena dibuka hingga malam hari.
"Masih ramai juga arus mudiknya, hari ini, hingga siang, masih ada belasan ribu penumpang, belum sampai malam," kata Bambang.
Berdasarkan data resmi, PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan jumlah tempat duduk per hari sebanyak 37.948 unit.Jumlah tersebut terdiri dari 52 perjalanan kereta api reguler dengan total 27.400 tempat duduk yang terdiri dari Kelas Eksekutif (8.600 tempat duduk), Kelas Bisnis (3.520 tempat duduk), dan Kelas Ekonomi (15.280 tempat duduk). Sedangkan lainnya, ada 14 perjalanan kereta api fakultatif dengan total per hari 7.766 tempat duduk yakni Kelas Eksekutif (2.550 tempat duduk), Kelas Bisnis (128 tempat duduk), dan Kelas Ekonomi (5.088 tempat duduk). (Antara)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius