Suara.com - PT Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek mencatat sebanyak 35.738 kendaraan pada arus mudik pada lebaran keempat, yang melewati pintu gerbang Cikarang Utama. Mereka menuju Jakarta.
Hubungan Masyarakat PT Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek mengatakan volume kendaraan tersebut meningkat sebesar 59 persen dibanding hari biasanya yakni 22.432, pada periode 1 yakni pukul 06.00 hingga pukul 14.00 WIB.
"Lalu lintas yang sudah keluar dari gerbang tol Cikarang Utama sebanyak 35.738 kendaraan. Jumlahnya naik 59 persen dari lalu lintas normal yaitu 22.432 kendaraan," ujar Iwan di Gerbang Tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, Sabtu (9/7/2016).
Tak hanya itu, Iwan menuturkan pihaknya mulai mengoperasikan 23 gardu untuk pelayanan transaksi di gerbang tol Cikarang Utama. Sebelumnya 21 gardu telah dioperasikan untuk mengantisipasi antrean panjang yang terjadi di pintu gerbang tol Cikarang Utama yang menuju Jakarta.
"Saat ini gerbang tol Cikarang utama di operasikan 23 gardu tol , dimana biasanya di buka 21 gardu tol, dua gardu tol di tambah dari gardu pintu masuk," ucapnya.
Iwan berharap dengan adanya penambahan gardu di gerbang tol Cikarang Utama, lalu lintas arus mudik yang menuju Jakarta menjadi lancar. Adapun biasanya 17 gardu dioperasikan untuk melakukan pelayanan transaksi dan empat GTO (gardu tol otomatis) pun dialihkan menjadi gardu reguler.
"Mudah-mudahan dengan adanya 23 gardu ini antrian di gerbang tol Cikarang Utama semakin kondusif, diharapkan semakin lancar," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!