Suara.com - Seorang mahasiswi kedokteran Inggris menjadi anggota ISIS perempuan pertama yang tewas di tangan pasukan koalisi. Mahasiswi tersebut tewas dalam serangan udara yang dilancarkan pasukan koalisi di Irak.
Sang mahasiswi, Rowan Kamal Zine El Abidine, (22) tewas dalam serangan yang terjadi hari Kamis. Namun, suami dan putrinya diduga selamat dalam serangan tersebut.
Sejumlah kantor berita di Sudan, negara tempat asal keluarga Rowan, tidak menyebutkan secara rinci di mana serangan itu terjadi. Namun, diyakini Rowan berada di Mosul, kota di mana sebagian besar rekrutan ISIS tinggal.
Sebelum bergabung dengan ISIS, Rowan meninggalkan Inggris untuk kuliah jurusan kedokteran di University of Medical Sciences and Technology di Khartoum, Sudan. Ia menjadi sorotan media tahun lalu ketika bersama delapan mahasiswa Inggris di kampusnya bergabung dengan ISIS.
Para mahasiswa yang dilahirkan dan dibesarkan di Inggris namun belajar di Khartoum, terbang ke Turki bulan Maret tahun lalu sebelum menyeberangi perbatasan untuk masuk ke kota Tal Abyad, Suriah.
Salah satu mahasiswa pernah menghubungi orangtuanya lewat WhatsApp dan mengatakan bahwa mereka pergi ke Suriah tidak untuk berperang, melainkan membantu merawat para korban perang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari Kementerian Luar Negeri Inggris soal kematian Rowan. (Independent)
Tag
Berita Terkait
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas
-
Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia
-
Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN
-
Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya
-
Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite
-
Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer
-
Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus
-
Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini
-
'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat
-
Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya