PNS Pemprov DKI Jakarta menghadiri halal bihalal di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/7). [suara.com/Oke Atmaja]
Hari pertama masuk kerja pasca-libur lebaran 2016, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah melakukan halal bihalal dengan para pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Usai acara tersebut, Ahok menegaskan akan memberikan sanksi kepada PNS Pemprov DKI Jakarta yang membolos.
"Kita sudah ada pergubnya yang ngatur itu semua. Nanti kan atasan ngawasin bawahannya. Kalau atasanya nggak bisa ngawasin ada berita bocor, ya berarti atasanya kita berhentikan," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/7/2016).
Ahok menerangkan sejauh ini pengawasan PNS bolos atau malas lebih mudah. Mantan Bupati Belitung Timur ini juga mengklaim setiap harinya selalu menandatangani surat pengunduran diri PNS bermasalah.
"Sekarang pengawasan jauh lebih baik, saya hampir setiap hari berhentikan PNS. Dulu kan atasanya nggak peduli sama bawahannya, sekarang sistmnya sudah ada," kata Ahok.
Lebih lanjut, Ahok memastikan tidak ada mobil dinas pemprov DKI digunakan PNS untuk mudik lebaran.
"Kita mah nggak ada lah (mobil dinas untuk mudik) orang (PNS) DKI kaya-kaya,," katanya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat