Suara.com - Kepolisian mengungkap cara pelaku penyelundupan narkoba yakni DH, 47, warga negara Afrika Selatan, melakukan aksinya memasukkan dua kilogram sabu ke dalam perut. Pelaku diketahui menelan 80 kapsul sabu seberat dua kilogram dengan mencapurnya dengan kuah sup. Pelaku juga dibantu oleh istrinya di Afrika.
Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono, di Jakarta, Senin (11/7/2016).
Adapun bahan kapsul yang dimasukkan ke dalam perut berupa polyester. Bahan tersebut cukup lembut, dan mampu membuat kapsu berisi sabu bertahan seharian di dalam perut.
"Pelaku sudah beberapa jam menelan kapsul dibantu oleh istrinya di Afrika, dengan cara menelannya dengan kuah sup. Barang bukti sudah sejak 24 jam di dalam perutnya terakhir sampai kami tangkap," ujar Awi.
Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol John Turman mengatakan pihaknya membutuhkan waktu untuk mengeluarkan seluruh kapsul dari perut pelaku.
"Kapsul sudah kami keluarkan dari dalam perutnya berjumlah 69 kapsul kecil, dan satu kapsul ukuran cukup besar. Di dalam perutnya masih ada 10 kapsul lagi. Beratnya sekitar dua kilogram," ujar John.
Dan saat ini pelaku DH terancam Pasal 111, 113, 114 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman maksimal seumur hidup.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina