- Dua kader Partai Demokrat berinisial AY dan TY dilaporkan atas dugaan kekerasan psikis serta penelantaran anak.
- Pelapor mengadukan kasus tersebut kepada Wakil Menteri PPA Veronica Tan di Jakarta pada 30 Maret 2026.
- Pihak pelapor menyerahkan bukti rekaman ancaman serta berencana melaporkan oknum tersebut kepada Dewan Kehormatan Partai Demokrat.
Suara.com - Dua kader Partai Demokrat yang disebut sebagai bapak dan anak berinisial AY dan TY dilaporkan oleh Celine Wirianata dari kantor hukum Frank Solicitors atas tuduhan dugaan kekerasan psikis terhadap perempuan dan penelantaran anak.
Keduanya disebut dilaporkan ke Kantor Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak yang langsung diterima Wakil Menteri Veronica Tan.
"Klien kami adalah istri dari terlapor TY. Kami juga melaporkan AY yang merupakan bapak dari TY. Kami mengadukan kasus ini ke Wakil Menteri PPA Ibu Veronica Tan diterima dikantornya 30 Maret dengan nomor laporan CMP/NPT3221049," ujar Frank dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (3/4/2026).
"Bu Wamen memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Salah satu alasannya karena posisi tempat tinggal pelapor dan terlapor sama dengan Bu Wamen di Jakarta Utara" tambah Frank.
Dia menyebut, diduga pelapor mendapatkan kekerasan psikis dan ancaman dari terlapor AY yang disebutnya sebagai kader Demokrat.
Menurut Frank, kekerasan psikis dan ancaman yang diperoleh pelapor ketika pelapor hendak mengajukan cerai dengan terlapor TY. Di mana saat ini, TY disebut tengah berada di tahanan sebagai terpidana suatu kasus.
Ketika proses mediasi dengan bertemu bapak dari TY yaitu terlapor AY, AY membentak dan juga mengancam bahwa 100 pengacara dari Partai Demokrat akan mempidanakan pelapor.
"Bukti rekaman kekerasan psikis dan ancaman tersebut dan semua bukti chat sudah kami serahkan ke Bu Vero," ungkap Frank.
Frank menambahkan bahwa TY sebagai suami pelapor juga abai terhadap hak anak dengan melakukan penelantaran berupa tidak memberikan nafkah.
Baca Juga: Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku
"Kami secepatnya juga akan meminta perlindungan ke Partai Demokrat dari ulah pasangan bapak anak oknum yang mencoreng nama partai ini dan melaporkan nya ke dewan kehormatan Partai," imbuh Frank.
Berita Terkait
-
Update Kasus TPKS Gedung DPP Bapera: Konfrontir Saksi Berujung Ricuh, Polisi Amankan Pelaku
-
Bikin Konten Anak Siksa Kucing, Niken Havana Dilaporkan ke Organisasi Kesejahteraan Hewan Australia
-
Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum
-
Viral Bocah 9 Tahun Dibanting Ustaz di Musala, Dituduh Bikin Lecet Mobil Kiai
-
Novel Laut Bercerita: Kekerasan Fisik yang Terus Berulang dan Belum Usai
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana