Suara.com - Di sela-sela inspeksi mendadaknya ke beberapa instansi pemerintahan di Karawang, Jawa Barat, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dicecar pertanyaan soal reshuffle kabinet dari wartawan.
Meski pertanyaan tersebut di luar konteks sidaknya ke Karawang, ia berusaha menjawab dengan tenang. Menteri Yuddy mengatakan bahwa secara pribadi tidak berhak bicara soal reshuffle, karenan itu merupakan kewenangan Presiden.
"Reshuffle itu bukan urusan Menteri, itu urusan Presiden. Yang tahu cuma Presiden doang," jelasnya di Mapolresta Karawang, Jawa Barat, Senin (11/7/2016).
Lebih lanjut Menteri Yuddy mengatakan bahwa jabatan menteri merupakan amanah dengan tanggung jawab dan beban yang cukup berat, tetapi tetap patut disyukuri. Namun, apabila jabatan tersebut lepas, tak perlu disesali.
"Bersyukur karena dijadikan Menteri oleh Presiden. Jika diberhentikan, harus bersyukur juga karena sudah tidak ada beban lagi," imbuhnya.
Setelah melakukan sidak ke beberapa instansi pemerintah di Karawang, Menteri Yuddy kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Purwakarta dan beberapa daerah di Jawa Barat lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam