Suara.com - Wacana reshuffle kembali menguat pascalebaran ini. Dan, terkait wacana tersebut, Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengingatkan Presiden Joko Widodo agar reshuffle yang dilakukannya kali ini bertujuan untuk merealisasikan janjinya saat kampanye.
"Kalau Presiden melakukan reshuffle, mudah-mudahan sekali ini reshuffle dalam rangka melaksanakan janji beliau waktu kampanye, yakni kabinet profesional, bukan transaksional. Itu janji saat kampanye, dan saya kira beliau tidak akan mengingkari janjinya" kata dia di sela-sela acara open house Lebaran, di kediamannya, Kamis (7/7/2016).
Hidayat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR ini menilai, kabinet pemerintah yang profesional adalah kabinet yang akan membentuk pemerintahan kuat dan mampu menyelesaikan banyak masalah yang dihadapi. Namun tampaknya kabinet yang diharapkannya itu belum terealisasi sepenuhnya.
Ini terlihat misalnya pada masalah harga daging yang harganya melonjak menjelang Lebaran. Presiden Jokowi, kata Hidayat, menargetkan harga Rp80.000, tapi di pasaran pada saat Lebaran malah melonjak menjadi Rp120.000-Rp150.000.
"Kalau begini kan kasihan beliau (Presiden, red). Mendag tidak mampu laksanakan perintah Presiden," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi