Suara.com - Jaksa Penutut Umum memutar bukti rekaman kamera pengintai atau CCTV di sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, (13/7/2016).
Pantauan suara.com, rekaman CCTV ditayangkan melalui empat unit televisi yang disiapkan di ruang sidanv Kartika 1, PN Jakarta Pusat. Bersamaan dengan itu, Jaksa Ardito Muardi juga menanyakan kepada Hanie, teman Mirna yang menjadi saksi pada sidang kali ini.
Hanie menceritakan ketika dirinya dan Mirna tiba di Kafe Olivier, Grand Indonesia. Di tempat tersebut tersebut terdakwa Jessica Kumala Wongso sudah tiba lebih dulu dan memesan Es Kopi Vietnam yang diminum Mirna.
"Yang sebelah kiri itu saya yang sebelah kanan Mirna. Mungkin kita lagi membahas kue-kue yang akan kita pilih," kata Hanie di dalam persidangan.
"Lalu kita datangi pelayan di sana. lalu kita bilang nanti kita pesan aja di meja," ujarnya melanjutkan.
Pengunjung sidang tampak serius menyaksikan rekaman CCTV tersebut. Bahkan, saudari kembar Mirna, Sendy Salihin tak kuasa menahan emosi. Dia terlihat menangis. Hal serupa juga terjadi pada suami Mirna, Arief Sumarco.
Sementara Ayah Mirna, Darmawan Salihin terlihat sangat geregetan ketika melihat Jessica di dalam rekaman.
"Dia (Jessica) liat kamera tuh," kata Darmawan sambil berdiri menghadapi televisi yang berada di depan pengunjung sidang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Didorong Transparan dan Segera Dibahas, DPR Soroti Jangan Ada 'Ruang Gelap'
-
Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!
-
Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan
-
25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi
-
KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur
-
Dudung Jadi KSP-Qodari Pimpin Bakom, DPR: Hak Prerogatif Presiden Sesuai Kapabilitas
-
Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang
-
Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak