- Superyacht mewah milik taipan Rusia, Alexey Mordashov, berhasil melintasi Selat Hormuz yang saat ini sedang diblokade ketat oleh Iran.
- Kapal sepanjang 142 meter senilai Rp8 triliun tersebut berangkat dari Dubai pada Jumat dan tiba di Oman keesokan harinya.
- Hingga saat ini, belum diketahui bagaimana kapal milik pihak yang terkena sanksi internasional tersebut memperoleh izin melintasi jalur strategis.
Suara.com - Sebuah superyacht mewah milik taipan Rusia dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz yang tengah diblokade.
Kapal mewah bernama Nord itu menjadi salah satu dari sangat sedikit kapal yang diizinkan melewati jalur strategis tersebut dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan data pelacakan pelayaran, yacht sepanjang 142 meter senilai lebih dari 500 juta dolar AS atau sekitar Rp8 triliun itu berangkat dari Dubai pada Jumat (24/4) dan melintasi Selat Hormuz pada Sabtu pagi sebelum tiba di Muscat, Oman, keesokan harinya.
Dilansir dari Reuters, hingga kini belum diketahui bagaimana kapal tersebut memperoleh izin melintas.
Iran diketahui telah memperketat lalu lintas di Selat Hormuz sejak Februari, sehingga hanya segelintir kapal, mayoritas kapal dagangyang diperbolehkan lewat setiap hari.
Situasi itu membuat perjalanan Nord langsung menjadi sorotan internasional.
Pasalnya, sebelum konflik pecah, jalur tersebut biasanya dilalui sekitar 125 hingga 140 kapal per hari, sementara kini lalu lintas turun drastis.
Superyacht Nord dikaitkan dengan miliarder Rusia Alexey Mordashov, bos perusahaan baja Severstal yang dikenal dekat dengan Kremlin.
Meski namanya tidak tercatat sebagai pemilik resmi, dokumen perusahaan Rusia menunjukkan kapal itu terdaftar melalui perusahaan milik istrinya pada 2022.
Baca Juga: Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak
Mordashov sendiri termasuk dalam daftar oligarki Rusia yang dikenai sanksi oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa pasca invasi Rusia ke Ukraina.
Hingga kini, pihaknya menolak memberikan komentar terkait pelayaran kontroversial tersebut.
Nord sendiri merupakan salah satu yacht terbesar di dunia, dilengkapi 20 kamar mewah, kolam renang, helipad, hingga kapal selam mini.
Berita Terkait
-
Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak
-
Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS
-
Geger Aksi Aktivis HAM Eropa Kibarkan Bendera Iran di Laga AC Milan vs Juventus
-
Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran
-
Mengapa Rupiah Terus Anjlok?
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?