Kementerian Kesehatan hari ini melakukan vaksin ulang diantaranya di Puskesmas Ciracas, RSUD Ciracas, RS Harapan Bunda Jakarta Timur dan RS Sayang Bunda Bekasi.
Salah satu rumah sakit melakukan yang vaksin ulang di Bekasi yakni Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Bunda.
RSIA Sayang Bunda merupakan salah satu rumah sakit yang menerima vaksin palsu yang telah diumumkan Kementerian Kesehatan.
Kepala sub bagian Pengaduan Masyarakat Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan Prawito mengatakan vaksinasi ulang diberikan kepada 21 pasien yang terindikasi menerima vaksin palsu.
Oleh karena itu pihaknya melakukan vaksin ulang kepada 21 orang yang menerima vaksin palsu. Kata Prawito, pihaknya masih melihat perkembangan jika masih ada pasien yang diduga menerima vaksin palsu di RSIA Sayang Bunda .
"Kita baru melakukan yang 21 (pasien) dulu, karena itu yang sudah terverifikasi. Buat yang lain nanti kita lihat lah perkembangannya," ujar Prawito di RSIA Sayang Bunda, Jalan Pondok Ungu Permai Sektor V blok A1 no 26-27, Bekasi, Jawa Barat, Senin (18/7/2016).
Adapun vaksin yang didapat dari pemerintah yakni vaksi DPT, Hepatitis B dan Polio.
"Yang sekarang mereka dapatkan vaksin yang dari pemerintah, yang hari ini dapatnya adalah vaksin DPT, hepatitis B dan Polio," ucapnya.
Sementara itu salah satu perawat di RSIA mengatakan sebelum di vaksin ulang, pasien terlebih dahulu mendaftarkan anaknya dan setelah itu diperiksa kesehatannya untuk divaksinasi.
"Mereka didata dulu, lalu ditimbang di cek kesehatan dan berat badannya normal apa nggak. Setelah itu dipanggil masuk ke ruangan poli anak, dan diberikan vaksin sesuai data yang anaknya telah diberikan vaksin sebelumnya," kata Perawat yang enggan disebutkan namanya.
Menurut pengamatan Suara.com, puluhan orangtua yang datang membawa anaknya mengantre untuk diberikan vaksin ulang. Selain itu satu persatu orangtua korban vaksin palsu terus berdatangan untuk mendaftarkan putra-putrinya yang diduga menerima vaksin palsu.
Sementara itu aparat kepolisian juga membuka posko nasional Vaksin Palsu di RSIA Sayang Bunda Bekasi.
Aparat Kepolisian dan TNI juga masih berjaga-jaga di area RSIA Sayang Bunda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang
-
Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU