Suara.com - Kuasa hukum Jessica Kumala Wongso (terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin), Otto Hasibuan merasa di atas angin, melihat kurangnya bukti yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU).
"Kalau di Amerika Serikat, kasus ini sudah ditutup karena bukti tidak cukup," kata Otto Hasibuan usia sidang lanjutan kasus ini di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2016).
Namun, kubu Jessica sejatinya belum berada di posisi aman. JPU dan ayah Mirna yakin masih memiliki bukti cukup untuk "menggetarkan" persidangan. Bahkan, Dharmawan Salihin dengan mantap mengatakan bahwa pihaknya akan membuat majelis hakim dan masyarakat "bengong" dengan alat bukti langsung (direct evidence) yang akan ditunjukkan di akhir tahapan sidang.
Beberapa fakta yang belum terungkap lainnya adalah tentang dua gelas minuman "cocktail" yang dipesan Jessica bersamaan dengan kopi es Vietnam pada pukul 16.08 WIB sesuai dengan bon pemesanan.
Jessica diketahui memesan dua "cocktail" jenis "gentlemen cocktails" karena, seperti kata Bartender Olivier Yohanes, beralkohol tinggi atau di atas 40 persen, yaitu Old Fashioned dan Sazerac.
Dari rekaman CCTV terlihat, minuman itu diantar ke meja 54 pada pukul 16.27 WIB, atau 3 menit setelah kopi es Vietnam disajikan di hadapan Jessica. Fakta ini cukup janggal karena sesuai dengan kesaksian Hani, ketika Mirna dan Hani bertemu dengan Jessica, tidak ada lagi gelas di atas meja, kecuali kopi es Vietnam.
Menurut majelis hakim, hal ini perlu diketahui agar bisa diperkirakan apakah Jessica dalam keadaan mabuk ketika bertemu dengan dua sahabatnya.
Ada pula beberapa misteri lain. Misalnya, tentang alasan mengapa Jessica memesan kopi es Vietnam sekitar 1 jam sebelum Mirna datang.
Kasus tersebut masih terus menggelinding, entah ke mana akhirnya. Yang jelas, apa pun keputusan majelis hakim, semoga kebenaran yang menjadi pemenang. (Antara)
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
-
Aktif di TikTok, Ketikan Jessica Wongso Disebut Masih Seperti Era 2014-an
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang