Suara.com - Kepolisian Brazil menahan 10 orang terduga militan ISIS di penjara isolasi, Jumat (22/7/2016) waktu setempat. Polisi juga menyisir komputer dan ponsel mereka untuk mencari informasi tambahan.
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah ancaman aksi teror di olimpiade Rio de Janeiro bulan depan. Menteri Kehakiman Brasil Alexandre Moraes mengatakan kesepuluh orang itu ditangkap Kamis kamarin. Mereka membentuk jaringan di media sosial untuk belajar melakukan aksi teror.
Pejabat keamanan Brazil menilai ISIS banyak merekrut dan menyebarkan radikalisme lewat media sosial. ISIS mencari calon militan lewat sana.
Sementara para pejabat intelijen AS mengaku tidak mempunyai bukti keterlibatan kesepuluh orang itu terlibat dengan ISIS. Namun beberapa orang sudah menyatakan setia dengan ISIS. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Wah, 45 Atlet di Olimpiade 2008 dan 2012 Terbukti Gunakan Doping
-
Teroris Serbu Mal di Munich, Tiga Dilaporkan Tewas
-
Demi Ajang Bergengsi Ini, Para Pebalap Rela Mundur dari TdF
-
Koalisi AS Bom Warga Sipil yang Disangka ISIS, 56 Nyawa Melayang
-
Tian/Zhao Mundur, Kans Greysia/Nitya Juara di Rio Kian Terbuka?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!