Suara.com - Pemuncak klasemen Formula 1 Nico Rosberg meraih posisi start terdepan pada sesi kualifikasi yang diwarnai hujan untuk Grand Prix Hungaria pada Minggu (24/7/2016), setelah rekan setimnya sekaligus pesaing utamanya Lewis Hamilton terhambat bendera kuning.
Rosberg mengukir waktu satu menit 19,965 detik di Hungaroring yang memiliki panjang 4,3 kilometer pada Sabtu, unggul 0,143 detik atas Hamilton.
Pebalap Britania itu, yang mengungguli Rosberg di jalanan ketika pasangan Mercedes itu memulai laju final mereka, harus melambat ketika bendera-bendera kuning dikibarkan karena mobil McLaren yang dikemudikan Fernando Alonso melintir, yang memaksanya membatalkan putarannya.
Sang juara bertahan secara signifikan lebih cepat dan berada di jalur untuk mengamankan posisi start terdepan pada saat itu.
Meski demikian, Hamilton tetap bersikap santai meski harus mengawali balapan dari posisi start kedua.
"Saya tidak tahu seberapa unggul Nico namun saya merupakan yang tercepat pada sektor pertama. Sedikit ketidakberuntungan dengan Fernando namun hal-hal seperti ini biasa terjadi, maka saya tidak benar-benar kecewa," ujarnya.
Ini merupakan pole position ke-26 sepanjang karier Rosberg dan yang keempat pada musim ini. Ini sekaligus merupakan posisi start terdepan ke-46 bagi Mercedes dalam 49 balapan terakhir, di mana tim Jerman itu hanya satu kali gagal menduduki posisi start terdepan pada tahun ini.
Terdapat keraguan mengenai apakah Rosberg akan diizinkan untuk tetap start dari posisi terdepan, setelah beberapa tayangan ulang memperlihatkan dirinya juga menentang bendera kuning namun pebalap 31 tahun itu berkata dirinya telah mengangkat kakinya dari pedal gas pada seksi trek tersebut.
Rosberg, yang menyetujui perpanjangan kontrak dua tahun dengan Mercedes pada Kamis, unggul satu angka atas Hamilton di klasemen kejuaraan.
Daniel Ricciardo akan start dari posisi ketiga untuk Red Bull pada akhir pekan, ketika sang mantan juara berharap dapat menantang Mercedes untuk meraih kemenangan, dengan rekan setimnya Max Verstappen start dari posisi keempat.
Sebastian Vettel, pemenang di Hungaria tahun lalu, merupakan satu-satunya pebalap Ferrari di sepuluh besar di mana ia menghuni posisi start kelima. Rekan setimnya Kimi Raikkonen tersingkir pada fase kedua sesi kualifikasi dan akan start dari posisi ke-14.
McLaren memiliki hasil kualifikasi terbaik sejak memperbarui kesepakatan mesin mereka dengan Honda pada awal tahun lalu, di mana Fernando Alonso dan Jenson Button, yang keduanya meraih kemenangan perdananya di Hungaria, menghuni posisi start ketujuh dan kedelapan.
Pebalap Force India Nico Hulkenberg dan Valtteri Bottas yang membela Williams terpental dari sepuluh besar.
Hujan deras yang terjadi menjelang kualifikasi memaksa awal sesi ditunda selama 20 menit.
Sesi pembuka terhenti setelah berlangsung selama 18 menit akibat empat kali pengibaran bendera merah, pertama karena hujan kembali turun dan kemudian ketika sejumlah pebalap, termasuk Felipe Massa yang membela Williams, bertubrukan.
Sesi itu berakhir nyaris sejam kemudian ketika pebalap Manor Rio Haryanto mengalami kecelakaan yang membuat bendera merah kembali dikibarkan. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
Kalah 2 Poin Saja, Max Verstappen Tetap Bangga Meski Gagal Rebut Gelar Juara Dunia F1 2025
-
Lando Norris Kunci Gelar Juara Dunia Formula 1 2025
-
Ogah Pusing, Max Verstappen Anggap Gelar Juara Dunia Tidak Terlalu Penting
-
Jadwal F1 GP Abu Dhabi 2025: 3 Pembalap Siap Rebut Gelar Juara Dunia
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian