Suara.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan pemeriksaan 14 saksi dari Kafe Olivier akhirnya bisa rampung, Kamis (28/7/2016) sore tadi. Semua pegawai Kafe Olivier telah dihadirkan mulai dari jajaran pelayan hingga manager.
Beberapa saksi pun diminta Majelis Hakim untuk kembali mempraktekkan saat terdakwa Jessica Kumala Wongso datang dan memesan dua cocktail dan es kopi Vietnam saat rekonstruksi digelar di persidangan. Bahkan rekaman kamera pengawas atau CCTV kafe Olivier diputar kembali jaksa untuk mencocokan adegan rekonstruksi dengan rekaman CCTV. Di penghujung sidang juga sempat diwarnai perdebatan sengit antara Jaksa dan Tim Kuasa Hukum Jessica soal perbedaan wadah kopi yang juga dihadirkan di persidangan.
Majelis pun akhirnya menutup sidang dan melanjutkan kembali pada tanggal 3 Agustus 2016 mendatang. Hakim pun meminta Jaksa untuk siap menghadirkan saksi baru yakni penyidik dari Polsek Tanah Abang.
"Jadi untuk pegawai sudah selesai, nanti kalau dibutuhkan akan dipanggil kembali. Jaksa akan menghadirkan penyidik Polsek Tanah Abang yang bersaksi memindahkan sisa Es Kopi Vietnam dari gelas ke botol," kata Ketua Hakim Majelis Kisworo sebelum menutup sidang, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamia (28/7/2016).
Sementara itu, Jaksa Ardito Muwardi mengaku belum bisa memastikan berapa anggota polisi yang nantinya akan dihadirkan disidang berikutnya. Menurutnya pemanggilan saksi dari pihak kepolisian akan dilakukan secara spontan.
"Sebenarnya masih belum kita diskusikan siapa yang akan kita hadirkan. Kami spontan saja," kata Ardito di luar sidang.
Meski demikian, dia mengaku tim Jaksa sudah cukup mendapatkan gambaran soal fakta persidangan dari keterangan saksi-saksi yang telah dihadirkan.
!Sejauh ini dakwaan kami sudah cukup tergambar. Sejauh ini saksi dari Olivier sudah sangat mendukung meskipun seluruhnya belum terpenuhi," kata Ardito.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi