Suara.com - Jajaran tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Lebak Provinsi Banten menangkap pelaku pembunuhan nenek Iyah (72) warga Kampung Wanasari Desa Sukatani, Kecamatan Wanasalam.
"Pelaku berinisial Rn (30) berhasil ditangkap di daerah Serpong, Tangerang Selatan," kata Kapolsek Wanasalam Polres Lebak Ajun Komisaris Riyadi, di Wanasalam, Jumat.
Tersangka yang diketahui warga Blora, Jawa Tengah berdasarkan identitas kartu tanda penduduk (KTP). Tersangka pembunuhan menjalani pemeriksaan secara intensif.
Namun, kemungkinan pembunuhan itu dilakukan seorang diri dan belum melibatkan tersangka lain. Pelaku pembunuhan itu tidak lain sebagai anak angkat nenek tersebut yang hendak menikah dengan warga Wanasalam yang kini bekerja di Tangerang.
"Kami menduga pelaku itu adalah anak angkat dari korban yang sehari-harinya tinggal serumah dengan korban," ujarnya.
Menurut dia, pembunuhan terhadap korban itu dilakukan Selasa (2/8/2016). Tersangka langsung menghilang dari rumah nenek Iyah.
Terungkap pembunuhan tersebut setelah mayat nenek Iyah mengeluarkan bau tak sedap karena sudah membusuk. Masyarakat setempat mendatangi rumah korban dan ternyata nenek Iyah sudah meninggal dunia akibat pembunuhan itu.
Petugas gabungan Polres Lebak melakukan penyelidikan dan mengarah kepada anak angkatnya karena tersangka menghilang.
"Petugas menangkap tersangka Rn di salah satu daerah di Serpong, Tangsel, Kamis (4/8/2016)," ujarnya lagi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?