Suara.com - Akhirnya, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap misteri kasus pembunuhan perempuan bertato "Bella" bernama Bella Octaviani (20) yang dilakukan Fajar Firdaus Persada Putra (23) bermotifkan pencurian barang berharga.
"Ade korban lain hanya diambil barangnya," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat di Jakarta, Kamis.
Ade mengungkapkan tersangka Fajar mengaku pernah melakukan kejahatan terhadap empat perempuan lainnya namun tidak berujung terjadi pembunuhan.
Ade menuturkan Fajar menjalankan modus berkenalan dengan perempuan melalui media sosial hingga intens berkomunikasi untuk bertemu bahkan "check in" di hotel.
Selain dengan Bella, Fajar pernah berkenalan dengan korban lain bernama Dedeh Yuliani kemudian mengambil barang berharga milik korban.
Saat check in bersama Bella di Hotel Sentra Boutiqe Cipulir Kebayoran Baru, Fajar memesan kamar menggunakan KTP milik Dedeh Yuliani.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Hadi Santoso menambahkan polisi masih mencari Dedeh Yuliani yang diduga menjadi korban kejahatan yang dilakukan tersangka Fajar.
"Diduga masih ada korban lain, kami masih mencari korban Dedeh," ujar Eko.
Eko diduga mengincar perempuan yang menjadi calon korban untuk aksi kejahatannya dengan berkenalan melalui media sosial.
Selanjutnya, tersangka mengajak perempuan kenalannya itu bertemu di hotel dengan menyiapkan minuman keras agar korban tidak sadarkan diri.
"Kalau (korban) sudah mabuk, tersangka mengambil barangnya," tutur Eko.
Terkait kematian Bella, Eko menuturkan Fajar mencekik leher korban hingga tewas karena perempuan muda itu melawan.
Sebelumnya, petugas kebersihan Lutfi menemukan Bella tewas di kamar 301 Hotel Sentra Boutiqe Cipulir Kebayoran Lama Jakarta Selatan pada Selasa (2/8) sekitar pukul 14.00 WIB.
Jasad korban ditemukan tanpa busana namun ditutupi selimut dari bahu hingga bagian bawah di atas tempat tidur.
Petugas Polres Metro Jakarta Selatan membekuk Fajar di Stasiun Kereta Api Bekasi Jawa Barat pada Rabu (3/8). (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran