Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat membeberkan motif pembunuhan tersangka FFP (23) terhadap korban Bella Oktaviani (20) yang ditemukan tewas di kamar Hotel Sentra Boutique, Cipulir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tersangka memang sudah berkeinginan mengincar barang-barang milik korban.
"Kasus ini bermula saat tersangka membujuk korban untuk bertemu, dimana korban bertujuan mengambil barang-barang milik korban," kata Tubagus di Polres Metro Jaya, Kamis (4/8/2016).
Setelah berhasil merayu korban untuk bertemu di hotel, tersangka juga telah menyiapkan minuman keras yang bertujuan membikin korban mabuk.
"Guna memuluskan perbuatannya tersangka membawa minuman keras dan minuman lainnya dengan tujuan agar korban mabuk dan tidak sadarkan sehingga tersangka bisa mengambil barang milik korban," ujarnya.
Dia menambahkan, korban sempat melakukan perlawanan saat tersangka mencekik leher korban. Karena mendapatkan perlawanan, pelaku pun membekap korban ke kasur yang ada di dalam hotel. Setelah itu, tersangka keluar dari kamar hotel dengan membawa barang milk korban berupa satu unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp600 ribu.
"Hasil visum diduga akibat kekurangan oksigen kemudian dikaitkan dengan cara melemahkannya dicekik lalu kepalanya dilebamkan di kasur. Ada beberapa luka di leher pipi dan tangan dan lain-lain," pungkasnya.
Polisi meringkus tersangka saat melarikan diri di Stasiun Kereta Api Bekasi, Jawa Barat, Rabu (3/8/2016) kemarin.
Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima belas tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng