Suara.com - Sidang kesebelas kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli ditutup sekitar pukul 22.30 WIB, Rabu (10/8/2016).
Sidang yang berlangsung sekitar 12 jam dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso ini menghadirkan dua orang saksi ahli, mereka adalah Muhammad Nuh dan Christopher Hariman Rianto.
Adapun dua orang saksi yang sempat memberikan keterangannya pekan kalau dihadirkan kembali, mereka adalah ahli forensik Slamet Purnomo dan ahli toksikologi forensik Nursamran Subandi.
Sebelum menutup persidangan yang sudah digelar dari pukul 10.30 WIB, majelis hakim terlebih dahulu menayakan kepada Jessica apakah ada yang ingin disampaikan pada persidangan kali ini.
Mendengar pertanyaan tersebut, Jessica merasa kebaratan dengan keterangan para saksi soal analisisnya pada rekaman kamera video CCTV, namun ia lebih memilih menyampaikannya nanti pada persidangan berikutnya ketika dirinya diminta untuk menjadi saksi.
Selanjutnya Hakim Ketua Kisworo menunda persidangan dan akan dilanjutkan, Senin (15/8/2016) mendatang.
"Sidang hari ini selesai dan akan dilanjutkan Senin, tanggal 15 Agustus 2016," ujar Kosworo menutup sidang hari ini.
Selain itu, Jaksa Penuntut Umum belum dapat menentukan sidang ke-12 Jessica akan memanggil saksi ahli dari mana. Hal ini dikarenakan adanya perubahan waktu persidangan yang semula dijadwal Kamis (11/8/2016) besok.
"Kami akan melakukan koordinasi dulu (berapa orang), tergantung kesiapan mereka nanti," kata jaksa Ardito Muwardi.
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026