Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat angkat bicara soal niat Ketua DPP Partai Gerindra bidang Advokasi Habiburokhman yang ingin melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Polda Metro Jaya.
Hal ini terkait tuduhan Ahok. Ahok menganggap Partai Gerindra memainkan isu suku, agama, ras dan antargolongan menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
"Saya nggak ngerti konteksnya ya," kata Djarot di usai menghadiri acara Lebaran Betawi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/8/2016).
Meski begitu, Djarot meminta semua pihak termasuk Ahok dan Habiburokhman untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga Jakarta menjelang pesta demokrasi tahun depan.
"Tapi saya minta kepada masing-masing pihak (Ahok-Habiburokhman) untuk saling menghargai supaya aman. Saya nggak ngerti konteksnya," kata mantan wali kota Blitar itu.
Sebelumnya pada Sabtu (13/8/2016), Habiburokhman mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya. Dia berencana melaporkan Ahok karena dinilai telah memfitnah partainya. Namun, di hari itu Habiburokhman baru berkonsultasi kepada pihak kepolisian.
Menurut Habiburokhman, Ahok telah melakukan fitnah terhadap Partai Gerindra. Ahok kata dia, menuduh kendaraan politiknya sebagai partai yang rasis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Tanah Tiba-tiba Ambles Jadi Lubang Raksasa? BRIN Ungkap Penyebab dan Daerah Rawan di Indonesia
-
7 Fakta Adu Jotos Guru vs Siswa di Jambi: Dari Kata 'Miskin' Sampai Ancam Pakai Celurit
-
Menteri PU Ungkap Kebutuhan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sumatra Capai Rp74 Triliun
-
Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI